Jurusan-jurusan kuliah di Jerman dengan prospek masa depan yang baik

Hallo Freunde yang sudah ingin studi ke Jerman, tapi masih memikirkan jurusan apa yang bagus untuk diambil. Admin akan memberikan beberapa tips untuk memilih jurusan untuk masa depan Freunde.

Kita perlu perencanaan dan pertimbangan yang matang sebelum memasuki program studi, sehingga setelah lulus, Freunde bisa lebih mudah bertransisi ke dunia kerja dan sedikit lebih dekat untuk menggapai sukses. Inilah sebabnya mengapa menentukan pilihan untuk subjek studi yang tepat itu sangat penting.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat membantu Freunde untuk menentukan program studi pilihan. Admin telah menelusuri apa dan dari jurusan studi mana saja di Jerman yang akan memberikan Freunde prospek karier yang menajanjikan.

Faktor #1: Pasar Tenaga Kerja

Pertanyaan paling penting yang harus kita tanyaan adalah, apakah akan ada permintaan di masa depan untuk pengetahuan dan keterampilan yang akan Freunde pelajari selama studi? Yang pasti, tenaga ahli dan terampil selalu tidak kekurangan peminat.

Menurut infographic dari katadata dan survey Mckinsey*, Indonesia akan kekurangan tenaga ahli di masa mendatang, terutama dalam bidang-bidang seperti insinyur sipil, arsitek, dokter spesialis dan hukum internasional. Berikut ini adalah* (Link jurusan teknik yang menjanjikan di Jerman ).

Sumber: Katadata.co.id

Faktor #2: Gaji

Selain tawaran pekerjaan di pasar kerja, tentu saja gaji juga merupakan faktor penentu yang mempengaruhi keputusan dalam memilih jurusan untuk masa depan. Di bawah ini adalah grafik tentang gaji rata-rata tenaga ahli bidang-bidang tertentu di Jerman. Farmasi, Otomotif, Kimia, Bank, FMCG merupakan industri yang memberikan gaji di atas rata-rata, berdasarkan survei dari stepstone (bursa tenaga kerja di Jerman). Dimana gaji dokter dan jurusan STEM merupakan yang tertinggi.

sumber: Stepstone.de
Sumber: Stepstone.de

Fator #3: Kepuasan Diri

Bila Freunde tidak peduli dengan pasar kerja dan gaji, faktor penting selanjutnya adalah kebahagiaan dan kepuasan sendiri, di mana pilihan akan jatuh ke subjek yang menarik minat dan menyenangkan, sehingga Freunde ingin menggelutinya untuk jangka waktu yang panjang.

Panel Sosial-Ekonomi (SOEP*) di Jerman bertanya kepada mahasiswa tentang kepuasan hidup mereka dan menerima hasil yang menarik:

Menurut penelitian tersebut, lulusan bahasa asing baik dalam jurusan bahasa Jerman, Inggris, etc. adalah lulusan yang paling bahagia. Sebaliknya, siswa yang paling tidak puas dapat ditemukan dalam ilmu STEM.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa gaji tahunan melebihi 70.000 Euro tidak menjanjikan kepuasan diri. Selain itu, mahasiswa dengan tujuan dan idealisme pribadi pada umumnya lebih bahagia daripada mahasiswa dengan tujuan materi.

Tentu saja, Freunde harus memutuskan sendiri, faktor mana yang lebih diutamakan pada saat memilih jurusan, apakah itu jurusan dengan pasar kerja yang dicari, gaji tinggi atau nilai non-material seperti kepuasan diri.

Semoga tips ini dapat membantu Freunde membuat keputusan yang tepat untuk masa depan.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *