Memahami deklinasi kata sifat atributif Bahasa Jerman (Part 2)

Ok Freunde, kita lanjut dengan deklinasi ya…

Artikel indefinit dan setaranya

artikel indefinitmaskulinfemininnetralplural
Nominativein heiβer Teeeine kalte Milchein warmes Bierkeine frischen Eier
Akkusativeinen heiβen Teeeine kalte Milchein warmes Bierkeine frischen Eier
Dativeinem heiβen Teeeiner kalten Milcheinem warmen Bierkeinen frischen Eiern
Genitiveines heiβen Teeseiner kalten Milcheines warmen Bier(e)skeiner frischen Eier

Di sini, semua seperti artikel definit untuk plural, dan singular Dativ dan Genitiv karena walaupun mengikuti artikel indefinit, di kedua kasus tersebut, akhiran dari artikel indefinit sudah menunjukkan Genus kata bendanya (tidak ada pembedaan untuk maskulin dan netral dalam dua Kasus ini).

Yang berbeda adalah apabila kata sifat mengikuti artikel indefinit dalam Nominativ dan Akkusativ, artikel seperti ‘ein’ dalam Nominativ belum membedakan maskulin atau netral, sehingga perlu adanya penanda Genus di deklinasinya seperti -er atau -es.

Selanjutnya, Akkusativ singular maskulin adalah pengecualian khusus, di mana semua artikel dan deklinasinya berakhiran dengan -en dan secara umum, apabila artikelnya sudah berakhiran -en, baik plural maupun singular maskulin, semua kata sifat yang mengikutinya pasti terkena deklinasi dengan -en juga. 

Ø artikel

Ø artikelmaskulinfemininnetralplural
Nominativ– heiβer Tee– kalte Milch– warmes Bier– frische Eier
Akkusativ– heiβen Tee– kalte Milch– warmes Bier– frische Eier
Dativ– heiβem Tee– kalter Milch– warmem Bier– frischen Eiern
Genitiv– heiβen Tees– kalter Milch– warmen Bier(e)s– frischer Eier

Di sini, karena non-eksistensi dari artikel, Gender dan Kasus kata benda belum “terlihat” dan harus ditambahkan ke bentuk dasar kata sifat atributif yang menggambarkan kata benda tersebut di mana adjektivnya (kecuali untuk Genitiv) semua terkena deklinasi seperti Artikel dalam pola deklinasi artikel indefinit, untuk Genitiv akhiran -en menggantikan -es, walaupun penggunaan bentuk Ø artikel cukup jarang ditemui dibandingkan dengan dua sebelumnya.

Perlu diketahui juga, berikut adalah daftar preposisi (dan postposisi) yang selalu diikuti oleh Kasus tertentu:

  • Akkusativ: für, um, durch, ohne, gegen (dan wider), bis dan entlang (postposisi)
  • Dativ: aus, bei, mit, nach, seit, von, zu, ausser dan gegenüber (postposisi)
  • Genitiv: statt, trotz, während, wegen dan beberapa lainnya

Sisanya biasanya bisa diikuti oleh Akkusativ atau Dativ tergantung konteks penggunaannya, seperti: an, auf, hinter, in, neben, über, unter, vor, zwischen etc.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *